
Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pancasila (PP) Sumatera Utara, mensinyalir adanya upaya pihak pihak tertentu yang berupaya memecah belah kesatuan dan persatuan di kalangan pemuda di Sumatera Utara. Dengan menebar isu-isu negatif di kalangan pemuda serta memanfaatkan sekelompok kecil pemuda untuk melakukan kegiatan yang pada akhirnya dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua I MPW Pemuda Pancasila Sumut Drs. Boyke Turangan MPd di kantor Jalan MH. Thamrin No. 95 A Medan, (10/5).
Salah satu contoh yang disampaikan oleh Boyke Turangan adalah rencana pembentukan organisasi baru di beberapa daerah Tingkat II yang mencaplok nama Pemuda Pancasila sebagai nama organisasinya.
"Rencana pembentukan organisasi baru dengan menggunakan nama Pemuda Pancasila sudah kita dengar di beberapa daerah, seperti Pemuda Pancasila Karo, Pemuda Pancasila Nias dan akan dibentuk di seluruh daerah tingkat II sesuai dengan nama daerahnya. Ini jelas jelas sengaja membenturkan kader Pemuda Pancasila dengan masyarakat khususnya pemuda di setiap daerah di Sumatera Utara," kata Boyke.
Menurut Boyke, rencana kelahiran organisasi baru ini diduga atas prakarsa dan dibiayai oleh seseorang di Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah dengan merekrut para pemuda yang selama ini berseberangan dengan organisasi Pemuda Pancasila dan berupaya menanamkan permusuhan kepada kader Pemuda Pancasila.
"Gerakkan yang mereka lakukan tidak ubahnya dengan yang digunakan oleh Partai Komunis dimana setiap kelompok kecil massa digunakan untuk merongrong kelompok kelompok tertentu dengan tujuan terjadinya konflik di tengah masyarakat," tegas Boyke.
Tidak terpancing
Boyke Turangan berharap masyarakat dan pemuda tidak terpancing dengan gerakkan gerakan yang sengaja ditimbulkan untuk memecah belah masyarakat dan khususnya pemuda di Sumatera Utara. Kemungkinan suasana yang tidak kondusif akan terjadi di Sumatera Utara dan semua itu merupakan target dari penguasa yang saat ini ingin meninggalkan bom waktu bagi masyarakatnya.
"Setidaknya kita harus segera mengantisipasi gerakan gerakan bergaya PKI agar suasana di Sumatera Utara tetap kondusif ke depannya dan ini bukan hanya menjadi tugas pihak kepolisian tapi menjadi tanggung jawab kita bersama " seru Boyke.
Dan terpenting menurut Boyke, kader Pemuda Pancasila di Sumatera Utara untuk tetap merapatkan barisan dan tidak mudah terpancing dengan upaya propokasi yang sengaja diarahkan kepada kader dan keluarga besar Pemuda Pancasila
Bagikan
Sumber: Infokom PP Sumut